Pages

Selasa, 28 Juni 2016

Kuota "sabar" itu juga ada limitnya

Berjalan menunduk
Melewati jalan berkelok
Tanpa arah
Tanpa harapan

Mati saja kamu

Dimana kesabaran yang slalu kamu junjung tinggi itu?
Bisa bilang begini begitu sama orang lain, tapi kamu sendiri yang rapuh

Cuiiiihhhh.....
Omong kosong....

Jangan menyudutkanku
Kuota sabar itu ada limitnya

Rabu, 15 Juni 2016

Ruang Jahat itu Bernama Beban

Ketika beban mulai menggunung, oke lebih baik aku menyendiri.

Ya...ya...ya... menepi dari keramaian.

Mengajak angin untuk mendengarkan ceritaku.

Mendengarkan deburan ombak untuk menghalau gelisahku.

Setan-setan terkutuk itu sudah membisikkan ini itu kepadaku.

Aku butuh uluran tanganmu Tuhan.

Tuhan, peluklah aku.

Hamba bukan manusia yang taat, tapi Engkau kubutuhkan.

Menangis, ya hanya menangis yang bisa sedikit menghempaskan beban.

Sedikit demi sedikit beban itu mulai terangkat.

Semburat senyum sudah mulai terlukis.

Oke, saatnya kembali memakai topeng kecerianmu.

_Wiwit Trisniati_
Pojok ruangan, 17 Juni 2016

Selasa, 14 Juni 2016

Sedikit "Curhat"

Si penulis amatir come back 😀😀😀

Pengen gitu punya project "one day, one post" .
bisa nggak ya? Berat sih😂😂😂, tapi bolehlah dicoba😊😊 menyalurkan emosi, kegalauan, ide, uneg-uneg, de el el, lewat tulisan. Biar nih otak nggak kebanyakan konsletnya,hheuheuheuheu😢😢😢

Okelah untuk mengawali project ini, aku mau 'sedikit' curhatlah #nanti kalo kebanyakan, tolong deh ya cut aja 😂

Oke, judulnya........
Nggak pake judul aja deh☺☺☺

Kebisingan tentang 'hati nurani' itu mulai menggerogoti telingaku.
Saat itu, yang ingin kulakukan hanyalah menyumpal telingaku dengan apapun.
CUKUP!!! Aku tidak mau mendengarnya.

Dia berkata "Kenapa? Kenapa kamu tidak mau mendengarnya? Biar kamu tahu apa yang dilakukannya"

"Apa kamu mau membuatku slalu kepikiran dengan apa yang dilakukannya? Tidakkah kau kasihan padaku? Aku bekerja dari pagi sampai sore supaya tidak melihat apa yang dilakukannya. Aku tidak tega melihatnya kesusahan karna akupun tidak bisa membantunya" jawabku.

Tidak bisa ditahan, meleleh lah air mata ini😭😭😭.

Sebenarnya siapa yang egois disini?

Allah mampukan aku untuk melewati apapun itu, yang sudah Kau gariskan dalam hidupku.
Aamiin

Sekian.

_Wiwit Trisniati_
Ruang sendu, 14 Juni 2016

Senin, 23 November 2015

Kata Orang, Itu Kagum

Kata orang, aku mengagumimu?
Benarkah?
Sejak kapan?

Sejak kamu antusias menceritakan tentang dia kepadaku.
Wajahmu merona dan matamu berbinar-binar.

Apa dia tahu kamu mengaguminya?

Tidak, cukuplah dia menganggapku adik kecilnya yang haus akan nasehatnya.

Kenapa begitu?
Dalam prinsipku aku harus menjaga "perasaanku"

Perasaan yang seperti apa?
Aku takut rasa kagum ini menjadi cinta dan lama kelamaan aku tidak bisa mengendalikannya.

Dia perlu tau apa yang kamu rasakan!
Tidak, biarlah Allah yang menuntunnya.
Menuntun kemana hatinya akan berlabuh.

Kalau bukan kamu orangnya, bagaimana?
Tidak apa-apa.
Hatiku milik Allah. Hatinya juga milik Allah. Allah yang memiliki hati kami. Pastinya Allah akan memilihkan jodoh yang tepat untuk kami.

Baiklah!!!!

#Wiwit Trisniati
Di ruang bercahaya, di guyur hujan deras.
Yogyakarta, 24 November 2015
Sungguh aku mengagumimu

Jumat, 22 Mei 2015

Embun Bening itu Namanya Air Mata

Sepertinya blog ini sudah lama tidak dijamah oleh sang pemilik*eaaaa. Maklumlah pemiliknya lagi sibuk bingit#sebenernya pura-pura sibuk sihhh, biar kayak wanita kurir gitu loh:-P:-P:-P (wanita karir maksudnya). Naah karena sudah off dari kerjaan makanya pengen aktif nulis lagi di blog,llalalaayeyeye aku senang sekali. Ohhh yya inget skripsimu Wit, jangan seneng dulu. Skripsi mah gampil. Gampil kok proposalnya belom slese juga*maafin wiwit pak dosen pembimbing(nangis nggero-nggero). Ohh yyyaaa jangan bahas skripsi lagi dehhh yyaa, yuuuukkks fokus sama judul blognya deehhh.

Apakah kalian suka menangis? Kalo aku mah suka banget. Nggak tanya kamu Wit, plaaakkkkkk sandal melayang. Apa yang keluar saat kamu menangis? Air mata lah masak mutiara? Kalo di sinetron putri duyung itu mah yang keluar mutiara. Makanya ayok kita sering nangis ajee biar cepet kaya wkwkwkwk.
Tujuan menagis buatku adalah untuk merilekskan pikiran, bukan biar cepet kaya*ehhh. Kenapa aku suka menangis? Daaaaan alesannya adalah.... eenggg inggggg eeenggg.
UNTUK MENGURANGI "PENYAKIT HATI DAN AKU GAMPANG TERHARU ORANGNYA. 
Mau bahas lebih lanjut kok males yya. Masih dingin sihhh. Kapan-kapan aku bahas lagi dehh, moodnya tiba-tiba menguap gitu aja:(:(:(

Minggu, 22 Maret 2015

Goa Cerme

yeeeeyyyy naik-naik ke puncak gunung untuk pertama kalinya pake motor sendiri. Inih amazing buangeeet loohh dalam hidupku karna biasanya gak di ijinin sama ibuk, di bolehinnya kalau di boncengin,whahahahah. Mungkin ibuku lagi kesambet setan baik,heuheuheuh. jalan-jalan kali ini tidak di rencanakan. ehhhkmmmmttt tepatnya pada sebelum azan dhuhur berkumandang yaitu hari sabtu, 21 Maret 2015 jalan-jalan ini di mulai (umat Hindu pada Nyepi, eeehhh kami malah kluyuraaan:P). Aku pergi bersama keluarga mbakku. mbakku boncengan sama suaminya dan aku boncengan sama anaknya mbakku alias "ponakanku". Sebelum ke Goa Cerme kami mampir dulu beli bakso tusuk untuk mengganjal perut untuk mengganjal cacing-cacing yang lagi bergerilya, eehhhhmmttt lupa nama warungnya,wkwkwkwk (pikun) pokoknya utara SMP 2 Imogiri. Manteeeep banget deehhh saosnya (paginya, aku langsung diare*uuupppsssss). Setelah hhuuhhh haaahhhh huuuhhh haaahhhh *kepedasan* kami melanjutkan perjalanan. Naahhhh, pas mau nanjakkk dari jembatan siluk ke selatan, aku harap-harap cemas (berani gak yya, berani gak yyaaa*sambil komat-kamit baca doa*lebaayyy amiittt*. padahal bagi orang normal itu tanjakan gak tinggi, tapi bagiku ituu tinggi lohhhh*berarti saya abnormal donk -___-). Akhirnya saya bisa melewati tanjakan pertama dan tanjakan berikutnya *proookkk-proookkk-prrookk sambil loncaaaaat-loncat bahagia*. Nih kalo jatuh padahal boncengin anak orang dan pake motor matic pinjeman,hhihihihi (motorku gak matic sihhh jadi kagak berani). Nihhhh langsung aku kasih intip foto-fotanya ddeeeehhh. hhhmmmmtttt keburu saya ngantuk dan baterai netbookku sudah merem-melek,wkekkekeekkkk. Lanjut lagi di petualanganku berikutnya yyyeeeeesssttttt!!! ccuuuppccuuupppmuuuaachhhh ^_^
Sedikit aja yya pameer fotonya. Jadi berabeeee kalo pada naksir*eeeehhh PeDhe amat yaakk:P. Maaf deeehh gak ada foto goanya *padahal judulnya Goa Cerme* sengaja sihh gak di foto karena cuaca kurang mendukung *gelap*. Kamera HPnya sihh yang gak mendukung (besuk nyuriii camdig dulu deehhh,hhhhahahahah)

Kretek Gantung Imogiri "Si kuning"

Ng'bersihin blog dari sarang laba-laba ahhhhhhh*huussstt-husssstttt sanah pergiiii#eehhh kok jadi allayyy kayak artis itu lohhh (jangan sebut nama*pamali eehhh#loohhh) fokuuusss wiiit, fokusssss!! Jembatan Gantung Imogiri ini menghubungkan Desa Selopamioro dan Sriharjo Imogiri Bantul Yogyakarta, dan juga melintang di atas sungai oya dengan bukit - bukit yang indah di pandang karena kesejukan alam dan hijaunya rerumputan. aku ke sana dengan teman-teman ataupun bersama keponakanku. Tak terhitung sudah berapa kali aku ke sana. biasanya naik motor ataupun "gowes" alias ngontel pake sepeda. niihhhh aku pamerin foto-fotoku,hhueehheheheheh (seharusnya pamer tuuhhh pacar yaakk?? aku pameer suami aja dehhh besukkk* dduuuuhhh gagal fokus:P)
Ini aja dehhh yang aku pamerin, internetnya lola sihhhh,wkwkwkwk
 

(c)2009 Goresan Penaku. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger